Sabtu, 27 Juni 2015

Shortcut Pada Keyboard

No ShortCut Keterangan
1 Alt + E + C Copy
2 Alt + F4 Menutup Aplikasi Excel
3 Alt + I + C Sisipkan kolom
4 Alt + I + R Sisipkan baris
5 Alt + O + H Hide kolom
6 Alt + V + U Layar Penuh
7 Ctrl + B Menghitamkan Font
8 Ctrl + C Copy
9 Ctrl + C + Alt + E + S + C + Enter Paste Special Coments
10 Ctrl + C + Alt + E + S + D + Enter Penjumlahan angka yang dicopy ke angka yang
    dituju
11 Ctrl + C + Alt + E + S + E + Enter Mengubah urutan angka/huruf dalam deretan
    kolom menjadi deretan baris atau sebaliknya.
12 Ctrl + C + Alt + E + S + F + Enter Paste Special Formulas
13 Ctrl + C + Alt + E + S + I + Enter Pembagian angka yang dicopy ke angka yang
    dituju
14 Ctrl + C + Alt + E + S + L + Enter Membuat data yang berasal dari angka yang
    dicopy dengan rumus link
15 Ctrl + C + Alt + E + S + M + Enter Perkalian angka yang dicopy ke angka yang dituju
16 Ctrl + C + Alt + E + S + N + Enter Paste Special Validation
17 Ctrl + C + Alt + E + S + S + Enter Mengurangi angka yang pengurangnya berasal
    dari angka yang dicopy
18 Ctrl + C + Alt + E + S + T + Enter Paste Special Formats
19 Ctrl + C + Alt + E + S + V + Enter Paste Special Values
20 Ctrl + C + Ctrl + V Paste All
21 Ctrl + D Menyalin data dari baris atas
22 Ctrl + F4 Menutup Workbook
23 Ctrl + I Font miring (Font Italic)
24 Ctrl + K Insert Hyperlink
25 Ctrl + L Membuat tabel pada data
26 Ctrl + N Membuka Workbook baru
27 Ctrl + P Print Preview
28 Ctrl + PageDown beralih ke sheet berikutnya
29 Ctrl + PageUp kembali ke sheet sebelumnya
30 Ctrl + PrintScreen Menyalin Screen (layar) aplikasi tertentu yang
    sedang berjalan
31 Ctrl + S Simpan (Save)
32 Ctrl + Shift + < Menyalin data dari baris atas
33 Ctrl + Shift + > Menyalin data dari kolom kiri ke kolom kanan
34 Ctrl + T Membuat tabel pada data
35 Ctrl + U Underline
36 Ctrl + W Menutup Workbook
37 Ctrl + X Memindahkan (Cut)
38 Ctrl + Δ kembali ke text paling awal
39 F1 Menampilkan Form Help (petunjuk)
40 F5 Menjalankan aplikasi pada Microsoft Powerpoint
    dan Visual Basic
41 Windows + E Membuka Windows Explorer
42 Ctrl + Z Undo (kembali ke awal)
43 Ctrl + Y Redo (kembali ke perintah akhir)
44 Ctrl + F Find
45 Ctrl + H Replace
46 Ctrl + ! Tampilkan Format Cells
47 F12 Save As
48 F11 Membuat Chart atau diagram pada Excel
49 Alt + O + H + R Edit nama Sheet
50 Shift + Delete Menghapus file secara permanent
    (tanpa melalui Recycle Bin)
51 Alt + H + K Format Accounting pada Angka
52 Alt + H + 9 Mengurangi angka decimal
53 Alt + H + 0 Menambah angka decimal
54 Alt + 7 Print Preview
55 Alt + 1 Save
56 Alt + 6 Print Out
57 Alt + P + R + S Select Print Area
58 Ctrl + F1 Minimize atau Maximize Ribbon
59 Ctrl + E digunakan pada Microsoft Outlook untuk mencari File
60 Ctrl + R Reply (membalas email) pada microsoft Outlook
61 Ctrl + F Forward (meneruskan email) pada microsoft Outlook


Menggunakan Conditional Formating Pada Excel untuk Berbagai Keperluan

Conditional Formating dapat membuat kita lebih mudah dan cepat dalam mengolah data di worksheet Excel tanpa membuang banyak energi dan waktu. Apa yang dimaksud dengan Conditional Formatting? Pertanyaan ini akan saya jawab dengan mengajak Anda mempelajari langkah-langkah menggunakan Conditonal Formatting.

Kita harus punya 1 (satu) objek yang menjadi problem untuk kita selesaikan. Misalkan saja seperti gambar berikut ini. Dari lembar kerja Excel pada kolom (I) (gambar 1.1) kita ingin membedakan selisih lebih (+) dengan selisih kurang (-) antara Budget dan Actual Statistik Produksi. Jika selisihnya lebih, maka kita memakai warna biru, sebaliknya jika selisihnya kurang, kita memakai warna merah. Untuk membedakan ini kita menggunakan Conditional Formatting.

Gambar 1.1

1.   Buka lembar kerja Excel! Secara default Conditonal Formatting berada pada Tab Home seperti Gambar Berikut:

Gambar 1.2

2.    Tentukan objek yang dipilih dengan cara memblok kolom (I) seperti yang tertera pada gambar 1.1. Langsung saja klik pada Menu Tab Home yaitu “Conditional Formatting”. Kemudian Pilih “New Rule”, klik “Format only cells that contain”. Akan Muncul Form seperti gambar berikut:

Gambar 1.3

3.   Dari Menu Form yang tertera pada Gambar 1.2 Pilih “Cell Value” karena yang kita bandingkan adalah angka. Jika yang kita bandingkan adalah huruf maka pilih “Specific Text”. Selanjutnya pada Combobox berikutnya terdapat banyak pilihan. Ada banyak pengandaian yang disediakan (dalam bahasa Inggris tentunya). Pada kesempatan ini kita ingin membedakan kriteria “lebih” (greater than) dan “kurang” (less than). Klik “greater than” artinya “lebih dari”. Isi Textbox yang telah disediakan. Contoh  100. Maka Textbox yang kita isi adalah 100.

Gambar 1.4

4.   Kemudian klick “Format”. Kita akan diberi kebebasan untuk memilih kembali, baik dari bentuk huruf, warna huruf, warna kolom, ukuran huruf, dll. Pada kesempatan ini kita akan memilih “Font” yang bertujuan untuk mewarnai huruf.

Gambar 1.5
5.   Pilih warna seperti gambar berikut (contohnya warna biru karena kriterianya “lebih dari”). Klik warna biru, klik “ok”. Kemudian klik “ok” untuk terakhir kalinya”.

Gambar 1.6

 
6.  Pengertian dari langkah-langkah di atas ialah “jika lebih dari 100 maka angkanya akan berwarna biru”. Dengan demikian Anda telah berhasil membuat 1 (satu) kriteria menggunakan Conditional Formatting”.  Lihat hasil yang Anda buat seperti gambar berikut:

Gambar 1.7
7.   Mari kita lanjutkan dengan kriteria berikutnya tanpa menghapus atau meniadakan kriteria yang pertama. Tentukan objek yang dipilih seperti pada langkah (2). Pada langkah kedua (2) di atas, kita disarankan untuk memilih “New Rule”, namun pada tahap ini kita akan klik “Manage Rules”.


Gambar 1.8


8.  Selanjutnya pilih “New Rule”.  Lakukan langkah ke-2 sampai langkah ke-7. Perbedaannya adalah; jika pada kriteria yang pertama kita memakai “greater than” dengan warna biru dan angka 100, maka pada kriteria ini kita akan memilih “less than” dengan warna merah dan angka 0.


Gambar 1.9
9.  Pengertian dari langkah-langkah di atas ialah “jika kurang dari 0 (nol) maka angkanya akan berwarna merah”. Lihat hasilnya berikut ini:


Gambar 1.10





Selamat belajar.


Menambah Tab Ribbon pada Microsoft Office



Terkadang kita memerlukan shortcut khusus yang kita tempatkan pada bagian tertentu pada lembaran kerja kita untuk mempercepat suatu perintah dalam Microsoft office. Hal ini tentu sangat berpengaruh dalam kecepatan kerja kita. Menu-menu yang kita tampilkan biasanya menu yang penggunaannya sering kita pakai.
Sebelum kita pelajari lebih jauh, ada baiknya kita tahu apa yang dimaksud dengan Tab Ribbon pada Microsoft Office.

Gambar 1.1
Setelah kita mengenal Tab Ribbon, mari kita langsung mendalami dan mempelajari cara menambah Tab Ribbon.
1.       Klik Tab File atau Office Button pada Microsoft Office, akan tampil form berikut, kemudian pilih “Customize Ribbon


Gambar 1.2

2.       Untuk menampilkan semua pilihan menu, maka klik “All Commands” yang terdapat pada “Choose commands from”.


Gambar 1.3

3.       Setelah langkah 2 selesai, pilih “New Tab” dan Klik “New Tab (Custom)”.


Gambar 1.4

4.       Klik “Rename” akan tampil form berikut kemudian beri nama sesuai keinginan Anda untuk nama Tab Ribbon. Contohnya “Ya’ahowu”.


Gambar 1.5


5.       Langkah terakhir; klik “Ok”. Klik “Ok” lagi, Tab Ribbon Anda telah berhasil diberi nama “Ya’ahowu”.

Gambar 1.6

Langkah-langkah di atas berlaku bagi semua Microsoft Office.

Kamis, 04 Juni 2015

Beberapa Kelebihan dan Kelemahan Bekerja di Perkebunan

Memilih lapangan pekerjaan adalah suatu kebebasan bagi setiap orang. Apakah Anda mau bekerja di Kota atau bekerja di perkebunan. Namun dalam artikel ini saya akan berikan beberapa kelebihan dan kelemahan bekerja di pekebunan. Mudah-mudahan akan menjadi panduan bagi Anda untuk mengambil keputusan dalam menentukan pekerjaan.
Kelebihan dan keuntungan bekerja di Perkebunan:
Fasilitas Perumahan. Perumahan disediakan oleh perusahaan bagi karyawannya sebagai tempat penginapan tanpa bayar selama karyawan tersebut bekerja di perusahaan. Ada perbedaan antara fasilitas perumahan staff dengan karyawan biasa. Perumahan yang ditempati oleh seorang Staf tentu memiliki fasilitas yang lebih jika dibandingkan dengan karyawan biasa sesuai dengan SOP perusahaan.

Penerangan. Penerangan berupa listrik diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya secara Cuma-Cuma. Semua biaya penerangan ini ditanggung oleh perusahaan tanpa membebankan kepada karyawan. Meskipun listrik ini gratis diterima oleh karyawan, namun terbatas hanya pada malam hari, kecuali Listrik penerangan di lingkungan Pabrik (PKS).
Kebutuhan Air. Air bersih mudah ditemukan di perkebunan karena di sekeliling perusahaan mungkin terdapat sungai yang airnya masih bersih. Namun, dalam menunjang kesejahteraan karyawan perusahaan membuat instalasi-instalai untuk mengalirkan air ke perumahan-perumahan, sehingga karyawan dapat dengan mudah memperoleh air untuk kegiatan sehari-hari. Fasilitas berupa ketersediaan air diberikan oleh perusahaan kepada karyawan tanpa dipungut biaya.
Transportasi Anak Sekolah. Perusahaan menyediakan gedung sekolah untuk pendidikan anak-anak. Anak-anak yang dimaksud adalah anak karyawan yang masih aktif bekerja. Anak-anak di Afdeling yang berada jauh dari kompleks sekolah diberikan transportasi untuk pengangkutan anak sekolah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendidikan bagi anak-anak karyawan. Namun demikian, kualitas pendidikan di perkebunan jangan dibandingkan dengan pendidikan di Kota.
Fasilitas Kesehatan. Di perusahaan-perusahaan besar bidang perkebunan selalu menyediakan fasilitas kesehatan berupa tenaga medis dan obat-obatan untuk karyawannya. Karyawan yang sakit akan berobat ke klinik yang disediakan oleh perusahaan. Fasilitas kesehatan ini tentu berbeda dengan Puskesmas.
Jika kita bandingkan dengan lapangan pekerjaan di kota tentu tidak ada yang gratis. Semua serba bayar. Namun, di perusahaan perkebunan fasilitas gratis yang saya sampaikan di atas masih dapat kita terima.

Selain kelebihan di atas, ada juga kelemahan bekerja di Perusahaan Perkebunan:
Jauh dari keramaian. Hal ini lumrah di perkebunan karena di sekeliling kita adalah sawit, pabrik dan hutan. Jika anda bekerja di Perkebunan dan hendak pergi ke luar kota mungkin anda akan menempuh jarak 100 kilometer.

Bekerja di Perkebunan Tidak Mengenal Waktu. Mungkin anda kaget bagi yang belum pernah bekerja di perusahaan perkebunan. Tapi ini adalah satu hal yang tidak bisa dihindarkan. Seorang Planter, seorang Administrasi juga tidak bisa mengelak untuk bekerja pada malam hari. Bagi seorang Planter, buah restan akan selalu menjadi beban pikiran. Dia akan mengarahkan para karyawan tukang muat, supir dan personil kerani produksi untuk segera menuntaskan buah restan di lapangan. Tentu hal ini bukanlah hal yang gampang karena jika curah hujan tinggi maka jalan rusak yang menyebabkan restan terjadi dimana-mana. Demikian bagi seorang Administrator ataupun Kerani Afdeling, Kerani Kantor, Kepala Administrasi dan Kepala Tata Usaha kerja malam juga sudah menjadi kebiasaan apabila Tutup Buku, pembuatan Budget dan hal-hal lain yang urgent pada saat kunjungan tamu.

Jauh dari jangkauan Mass Media. Bagi anda yang ingin memperoleh berita-berita mungkin sulit dilakukan di perkebunan karena tidak memungkin ada yang jualan Koran di Perkebunan. Demikain juga dengan internet tidak bisa anda gunakan di laptop anda karena jauh dari server jaringan.

Cari Jodoh Susah di Perkebunan. Wah…ini bagi Anda yang masih lajang alias single ni. Kalau mau cepat dapat jodoh jangan bekerja di perkebunan. Karena memang susah mencari wanita idaman di lingkungan perkebunan. Ya…ini menurut saya. Karena kriteria saya dalam mencari pasangan hidup adalah: badan tinggi, berpendidikan, berjiwa hemat, pergaulan bagus, dan cantik. Banyak kita temukan wanita cantik dan manis tapi tapi badannya tidak sesuai dengan keinginan.  Banyak wanita yang tinggi tapi dia kurang menarik alias tidak cantik. Ada yang cantik dan tinggi tapi pendidikannya di bawah harapan.